News, Artikel & Promosi
Tips Mobil Sambut Liburan di Musim Hujan

UMC NEWS I Musim hujan memasuki puncaknya di penghujung tahun ini. Apakah Kawan UMC berencana menikmati libur akhir dengan melakukan roadtrip? Selain merencanakan itinerary perjalanan dengan matang dan membooking penginapan, mempersiapkan kendaraan yang akan digunakan nanti tak kalah penting, mengingat perjalanan di musim hujan selalu membutuhkan antisipasi lebih agar perjalanan aman dan nyaman. Selain pengecekan kondisi mesin kendaraan, ada beberapa hal lain yang wajib jadi prioritas untuk diperhatikan. Apa sajakah itu? Berikut tips berkendara ala UMC Jawa Timur;
1. Cek Wiper dan Washer
Duet komponen ini punya peran vital di musim hujan. Pastikan karet bilah wiper ini baik untuk kaca depan atau belakang masih elastis agar kemampuannya menyeka permukaan kaca maksimal. Rata-rata umur wiper berkisar 1-1,5 tahun. Jika sudah melewati rentang itu sebaiknya ganti untuk keamanan perjalanan.
Selain wiper, perhatikan juga washer. Pastikan motor washer bekerja sempurna, nozzle washer tidak buntu, jika buntu gunakan jarum untuk membersihkannya. Jangan lupa menambahkan wiper fluid ke dalam reservoir, cairan ini berguna untuk membantu membersihkan kotoran seperti debu atau tanah tapi juga mampu mengurai senyawa organik seperti bangkai serangga yang menempel di kaca depan.
2. Cek Ban
Sebagai komponen yang menapak pada permukaan jalan, ban berperan vital. Tak cukup memeriksa tekanan angin ban namun sesuai standar keamanan, Kawan UMC harus memastikan ketebalan tapak ban tidak kurang dari 1,6 mm. Namun di musim hujan dengan kondisi jalan basah, disarankan untuk mengganti ban sebelum mencapai batas minimal 1,6 mm tersebut. Idealnya ketika ketebalan tapak kembangan ban mencapai atau kurang dari 3 mm.
Kawan UMC juga dapat memanfaatkan tanda TWI (Tread Wear Indicator) yang diletakkan di bahu ban sebagai panduan level keausan ban.
Selain ketebalan tapak, Kawan UMC juga perlu memperhatikan apakah keausan permukaan tapak ban merata, atau hanya makan satu sisi yang menandakan dibutuhkannya penyelarasan roda lewat proses spooring.
3. Cek Sistem Kelistrikan dan Perlampuan
Pastikan seluruh sistem perlampuan berfungsi dengan sempurna, mulai lampu utama (headlamp) low beam/hi beam, DRL, lampu sein, lampu senja, foglamp (bila ada), lampu belakang (tail light), lampu mundur sampai lampu plat nomor. Fungsi lampu-lampu ini sangat penting dalam kondisi hujan terlebih di malam hari yang gelap.
Disamping lampu, lakukan pemeriksaan kondisi perkabelan utamanya di area mesin. Bukan mustahil ada kabel yang terkelupas karena digigit tikus. Hewan pengerat seperti tikus umumnya mencari ruang hangat mesin sebagai tempat berlindung di musim penghujan seperti saat ini. Kabel yang sobek atau terkelupas berpotensi menyebabkan hubungan pendek yang mengakibatkan terjadinya kebakaran.
Dalam rangkaian sistem kelistrikan, lakukan juga pemeriksaan pada sekring karena bisa terjadi wiper, washer atau defogger tidak berfungsi lantaran sekring yang putus. Untuk mobil Suzuki umumnya kotak sekring diposisikan berdampingan dengan baterai/aki.
Kawan UMC dapat menyerahkan pengecekan system kelistrikan ini secara menyeluruh ke bengkel-bengkel resmi UMC yang merupakan authorized workshop Suzuki Surabaya dan Suzuki Jawa Timur.
4. Cek Sistem Rem
Ada beberapa komponen pada sistem rem yang perlu jadi sasaran pemeriksaan. Paling utama, pastikan volume brake fluid pada reservoir ada diantara level maksimum dan minimum. Apabila posisinya di bawah level minimum, kemungkinan ada kebocoran pada sistem rem. Untuk rem cakram, amati ketebalan kampas rem. Sementara untuk rem model teromol, kampas rem yang telah tipis biasanya akan menimbulkan bunyi decit saat rem diaktifkan. Jangan biarkan kondisi itu karena akan menyebabkan permukaan teromol atau cakram terluka.
Paling utama, pastikan volume brake fluid pada reservoir ada diantara level maksimum dan minimum. Apabila posisinya di bawah level minimum, kemungkinan ada kebocoran pada sistem rem. Untuk rem cakram, amati ketebalan kampas rem. Sementara untuk rem model teromol, kampas rem yang telah tipis biasanya akan menimbulkan bunyi decit saat rem diaktifkan. Jangan biarkan kondisi itu karena akan menyebabkan permukaan teromol atau cakram terluka.
5. Bebaskan Kaca Dari Jamur
Saat hujan, keleluasaan pandangan ke depan menjadi berkurang. Apalagi jika kaca depan telah dihinggapi jamur. Tapi ingat, jamur kaca tidak bisa sembarang dibersihkan, penggunaan cairan kimia yang salah justru akan menyebabkan kaca menjadi buram bahkan rusak. Serahkan pengerjaan pembersihan jamur kaca ke car care terpercaya atau untuk mobil yang masih baru, Kawan UMC bisa memasang Nano Glass yang akan melindungi kaca dari jamur dan selalu menciptakan efek daun talas. Aplikasi Nano Glass dapat dilakukan di bengkel resmi UMC.

6. Antisipasi Munculkan Flek di Bodi Mobil
Air hujan mengandung asam. Jika dibiarkan lama menempel di permukaan bodi bahkan sampai menguap, akan memunculkan bercak yang sulit dihilangkan. Oleh karena itu jika memungkinkan cari lokasi parkir di dalam gedung atau segera bilas/cuci mobil kalian usai kehujanan untuk mengusir sisa air hujan yang menempel di bodi kendaraan.
Jadi sebelum berlibur, Kawan UMC dapat mempersiapkan mobil Suzuki kalian agar siap menghadapi berbagai situasi, khususnya hujan. Silakan mengunjungi bengkel resmi UMC untuk persiapan yang paripurna. Menghindari antria, Kawan UMC konsultasi perawatan, booking service atau pembelian mobil Suzuki, Kawan UMC dapat menghubungi official WhatsApp UMC Suzuki di +62 811-3111-3300.(*)
Lainnya