News, Artikel & Promosi
Fitur Safety Suzuki Fronx Bikin Rem Awet
UMC NEWS I Untuk keamanan dan kenyamanan berkendara, Suzuki Fronx varian SGX telah dibekali fitur teknologi keselamatan berkendara Advanced Driving Assistance Systems (ADAS) yang dinamai Suzuki Safety Support (SSS). SSS mencakup Dual Sensor Brake Support (DSBS II), Blind Spot Monitor (BSM), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Parking Sensor, Lane Keep Assist (LKA), Lane Departure Warning (LDW), Lane Departure Prevention (LDP), Vehicle Swaying Warning (VSW), Hill Hold Control (HHC), High Beam Assist (HBA), Around View Monitor (AVM) dan Head-Up Display (HUD).
Suzuki Fronx SGX dibekali safety feature lengkap
Selain sebagai penunjang keselamatan berkendara, beberapa fitur Suzuki Safety Support seperti Hill Hold Control, Dual Sensor Brake Support (DSBS II), Adaptive Cruise Control, Lane Departure Warning, Lane Departure Prevention, Vehicle Swaying Warning juga membuat umur pakai komponen lebih awet. Salah satunya kampas rem. Kok bisa?
Kita mulai dari Hill Hold Control (HHC). Fitur keselamatan ini bekerja dengan mendeteksi sudut kemiringan tanjakan melalui sensor kemiringan (akselerometer) dan sensor kecepatan roda. Saat menginjak rem dan berhenti di tanjakan, sistem ini secara otomatis akan menahan rem sekitar 3-5 detik untuk mencegah kendaraan bergerak mundur yang akan membuat kita menginjak rem untuk menghentikannya. Jeda waktu 3-5 detik tersebut memberikan kesempatan kepada pengemudi untuk memindahkan injakan kaki dari pedal rem ke pedal gas. Fitur ini tentunya sangat membantu saat menanjak di gedung parkir atau bepergian ke daerah wisata di dataran tinggi yang rawan macet pada musim liburan.
Dual Sensor Brake Support (DSBS II) di Suzuki Fronx SGX bekerja dengan menggunakan sensor radar yang tertanam di grille dan kamera di kaca depan. Keduanya akan berkolaborasi mendeteksi potensi tabrakan dan seandainya akan terjadi tabrakan, sistem tersebut secara otomatis akan mengaktifkan rem untuk mencegah atau mengurangi tingkat kerusakan akibat benturan.
Seperti DSBS II, Adaptive Cruise Control (ACC) bekerja dengan memanfaatkan input dari sensor radar atau kamera di bagian depan kendaraan yang memantau jarak dan kecepatan mobil di depannya. Sistem ini secara otomatis menyesuaikan kecepatan mobil untuk mempertahankan kecepatan jelajah tertentu dan jarak tempuh yang dipilih pengemudi. Jika kendaraan di depan melambat, sistem akan ikut mengurangi kecepatan kendaraan kita dan saat kendaraan di depan kita berakselerasi atau berpindah jalur, ACC akan ikut berakselerasi dan melaju kembali pada kecepatan yang dipatok semula. Dengan begitu Kawan UMC bisa lebih waspada berkendara tanpa harus melakukan aksi gas-rem-gas-rem.
Lane Departure Warning (LDW), Lane Departure Prevention (LDP), Vehicle Swaying Warning (VSW), tiga fitur ini pada prinsipnya akan mencegah kendaraan keluar dari jalur. LDW akan memberikan peringatan kepada pengemudi saat kendaraan keluar jalur, sedangkan Lane Departure Prevention (LDP) selain memberikan peringatan juga dapat secara aktif melakukan koreksi arah kemudi agar kendaraan kembali ke jalurnya. Sementara VSW dapat mendeteksi pengemudi yang tidak fokus entah apakah itu dari kurangnya konsentrasi atau bahkan microsleep. Itu akan terbaca dari gelagat laju kendaraan yang tidak stabil di jalurnya. Sistem VSW akan otomotis memberikan peringatan saat kendaraan keluar dari jalur mencegah pengemudi melakukan pengereman mendadak.
Beberapa tips yang dapat diterapkan agar kampas rem awet yaitu:
1. Hindari melakukan hard braking atau rem mendadak dengan menginjak pedal rem keras-keras, antisipasi situasi kondisi lalu lintas di depan sehingga proses pengereman berlangsung halus.
2. Manfaatkan fitur Park Brake Hold dan ACC untuk mengurangi kondisi gas-rem-gas-rem.
3. Pastikan tekanan angin ban sesuai buku panduan kepemilikan juga sistem suspensi dalam kondisi baik. Tekanan angin ban yang kurang dari seharusnya akan membuat jarak pengereman lebih Panjang imbas tidak optimalnya traksi ban.
4. Lakukan perawatan dan servis rem secara rutin, sesuai buku panduan system rem sebaiknya diperiksa dan dibersihkan setiap kelipatan 20.000 km.
Untuk booking service, konsultasi perawatan atau pembelian Kawan UMC dapat menghubungi official WhatsApp UMC Suzuki di +62 811-3111-3300.(*)
Lainnya