News, Artikel & Promosi
Ini Alasan Kenapa Suzuki Safety Support Bikin Suzuki Fronx Ideal untuk Pemula
UMC NEWS I Suzuki Fronx SGX jadi mobil Suzuki terbaru yang telah dilengkapi Suzuki Safety Support (SSS). Fitur keselamatan aktif Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) ini dikembangkan Suzuki untuk meningkatkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan berkendara melalui otomatisasi dan kemampuan untuk membantu beberapa tugas pengemudi.
Suzuki Safety Support di Suzuki Fronx SGX melengkapi fitur-fitur keselamatan pasif mainstream seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), Stability Control (SC), Hill Hold Control, (HHC) dan airbag.
Fitur-fitur keselamatan aktif yang tertanam pada fitur Suzuki Safety Support secara signifikan dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan, sistem ini juga dapat mengurangi kelelahan pengemudi sekaligus meningkatkan kenyamanan saat berkendara. Selain itu keberadaan Suzuki Safety Support akan mencegah terjadinya kerusakan, luka sampai kematian fatal. Hal-hal itu tentunya akan meningkatkan rasa percaya diri saat mengemudi, utamanya bagi mereka pengemudi pemula.
Suzuki menanam 14 sensor/kamera sebagai input sistem Suzuki Safety Support yang tersebar di sekeliling mobil terdiri dari; 1 radar dan 1 kamera di gril depan, 1 kamera di kaca depan, sepasang kamera di tiap spion samping, satu kamera di pintu belakang, sepasang radar di tiap sudut bumper belakang serta 4 sensor mundur di bumper belakang.
Kamera di sisi atas kaca depan dan radar di gril bertugas mendeteksi garis marka dan obyek yang ada di depan kendaraan. Informasi itu digunakan sebagai input fitur Lane Departure Warning (LDW). Saat terdeteksi pengemudi melaju tidak searah atau melanggar garis marka tanpa menghidupkan lampu sein maka sistem akan memberi peringatan berupa nyala lampu indikator dan getaran di setir. LDW aktif di atas 50 km/jam.
LDW berkolaborasi dengan Lane Departure Prevention (LDP), jika terdeteksi akan keluar jalur, fitur inilah yang bertugas melakukan koreksi arah kemudi agar kendaraan kembali pada jalurnya. Fitur ini memungkinkan pengemudi melepaskan tangan dari setir selama beberapa detik.
Kamera dan radar di gril depan juga bertugas memberikan input untuk fitur Adaptive Cruise Control (ACC), fitur ini akan sangat efektif manfaatnya ketika melaju beriringan di jalan tol. Begitu ACC aktif, kendaraan akan melaju konstan sesuai kecepatan yang diinginkan. Laju kendaraan akan otomatis menyesuaikan saat kendaraan di depan kita mengurangi kecepatan sehingga pengemudi tak perlu menginjak pedal rem. Tugas itu diambil alih oleh ACC.
Menemani fitur ACC, Suzuki juga menyertakan fitur Lane Keep Assist (LKA). Fungsinya hampir sama dengan LDP. Bedanya, kalau LDP melakukan koreksi ketika kendaraan akan melanggar garis marka, LKA tugasnya menjaga laju mobil tetap di tengah lajur. Fitur mobil pintar ini baru bisa aktif ketika fitur ACC diaktifkan, keunggulannya LKA di Suzuki Fronx bisa diaktifkan pada kecepatan rendah
Fungsi radar dan kamera depan sangat vital karena juga menjadi input fitur Vehicle Sway Warning (VSW), seperti LDW, saat terdeteksi laju kendaraan tidak konsisten di lajurnya, VSW akan menganggap pengemudi kurang berkonsentrasi akibat main ponsel atau mengantuk dan akan memberikan peringatan pada driver display diiringi buzzer agar diperhatikan oleh pengemudi.
Fitur Suzuki Safety Support lain yang mengandalkan fungsi kamera dan radar depan yakni High Beam Assist (HBA). Fitur ini secara otomatis akan mematikan lampu jauh tergantung situasi lalu lintas dan pencahayaan di sekitar. Saat berpapasan dengan kendaraan lain, HBA secara otomatis akan mengubah pencahayaan headlamp dari hi ke low beam agar pengguna jalan dari arah berlawanan tidak silau. Fitur ini juga dapat secara otomatis mengaktifkan hi beam ketika situasinya membutuhkan dan memungkinkan.
Satu lagi fitur Suzuki Safety Support yang menggunakan kamera dan radar depan sebagai inputnya, Dual Sensor Brake Support (DSBS II) atau sebut saja rem otomatis. Selain memberi peringatan ketika akan menabrak obyek di depan sistem ini juga didesain dapat melakukan pengereman secara otomatis. Bahkan jika pengemudi sudah melakukan pengereman tapi sistem menilai injakan tidak cukup kuat menghentikan mobil maka DSBS II akan berinisiatif melakukan pengereman otomatis untuk menghindari kecelakaan.
Sementara sepasang radar yang disematkan di kedua sudut bumper belakang digunakan sebagai input untuk Blind Spot Monitoring (BSM) dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA). Blind Spot Monitoring akan memberi peringatan berupa kedipan di spion ketika ada kendaraan mendekati area blind spot dan akan memberikan peringatan bunyi jika kita tetap ngotot bergerak ke arah lajur yang akan dilewati oleh kendaraan lain itu agar terhindar dari insiden serempetan atau tabrakan. Sementara Rear Cross Traffic Alert (RCTA) akan membantu pengemudi dengan memberi peringatan ketika saat mundur kemudian ada obyek dari kanan atau kiri mendekat.
Suzuki Indonesia menghadirkan Suzuki Fronx dalam 3 pilihan varian GL (MT/AT), GX (MT/AT) dan SGX (AT). Suzuki UMC selaku authorized dealer Suzuki Surabaya dan Suzuki Jawa Timur memasarkan Suzuki Fronx SGX yang telah dibekali fitur Suzuki Safety Support dengan harga OTR Rp327.800.000 (Surabaya).
Kawan UMC kini dapat melakukan test drive Suzuki Fronx di seluruh cabang UMC Jatim. Untuk konsultasi mobil Suzuki, booking test drive Suzuki Fronx, dan layanan pelanggan Kawan UMC dapat menghubungi official WhatsApp UMC Surabaya di +62 811-3111-3300.(*)
Daftar Harga Suzuki Fronx (OTR Surabaya)
GL (M/T) : Rp266.900.000
GL (A/T) : Rp278.900.000
GX (M/T) : Rp283.900.000
GX (A/T) : Rp301.800.000
SGX (A/T) : Rp327.800.000
SGX 2 Tone (A/T) : Rp.329.800.000
Lainnya